Pelangi di Atas Gelagah Wangi : Drama Cinta di Senja Kala Majapahit

Judul: Pelangi di Atas Gelagah Wangi : Drama Cinta di Senja Kala Majapahit
No. ISBN 9789793269825
Penulis: S. Tidjab
Penerbit: Qanita
Tanggal terbit: Agustus – 2008
Jumlah Halaman: 720
Jenis Cover: Soft Cover
Text Bahasa: Indonesia ·

SINOPSIS:

Siapa yang tak kenal S. Tidjab? Setelah sukses dengan sandiwara radio Tutur Tinular dan Mahkota Mayangkara yang disiarkan ke lebih dari 400 radio di seluruh tanah air, penulis skenario andal ini menerbitkan novel perdananya, Pelangi di Atas Gelagahwangi.

DIANGKAT DARI SANDIWARA RADIO TERSUKSES 2007 DISIARKAN KE LEBIH DARI 100 RADIO DI SELURUH TANAH AIR ***

“Baik. Sekarang lihat!” Endang Kusumadewi mendengus dan bersiap mengeluarkan jurus maut ilmu pukulan Pangracut Sukma. “Tunggu Kusumadewi! Tunggu! Ini hanya latihan biasa!” teriak Mpu Janardana berusaha memperingatkan. “Aku belum pernah mencoba ilmu pukulan ini.” “Dan sekarang kau akan melontarkannya padaku?” “Paman takut?” “Bukannya takut. Tapi latihan kita ini tidak perlu sampai sejauh itu.” Endang Kusumadewi kembali mendengus. “Aku tak perduli! Pokoknya aku ingin merasakan seperti apa hebatnya ilmu pukulan Pangracut Sukma. Awas paman. Tahan!”

*** Terlambat. Pukulan pamungkas itu menyambar dada Mpu Janardana hingga membuatnya terkapar tak sadarkan diri. Ini sebenarnya puncak kecemburuan Endang Kusumadewi karena Mpu Janardana tak menaruh hati kepadanya. Berharap lelaki itu memerhatikannya, tidak kepada Endang Puspitasari atau Woro Kembangsore. Berlatar masa keruntuhan Majapahit dan terbitnya Kerajaan Islam Demak Bintoro, novel sejarah berbalut romantisme ini mengajak pembaca menikmati pesona kisah klasik nusantara. Sebuah karya megah S. Tidjab yang telah dinikmati jutaan telinga penikmat sandiwara radio ini akan segera memikat Anda. ***

“Alur ceritanya runtut dan konflik-konfliknya sangat tajam.” – Ivonne Rose, Seniman

About sulastama

Sulastama Raharja, Graduated from Geological Engineering, Gadjah Mada University. Development Geologist in Bekasap South AMT.

Posted on January 30, 2011, in Fiksi Sejarah, S. Tidjab and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: