Monthly Archives: March 2011

Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi

Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi
oleh: Mohammad Hatta
Penerbit : Penerbit Buku Kompas
Edisi : Soft Cover
ISBN-13 : 978979279095406
Tgl Penerbitan : 2011-02-00
Bahasa : Indonesia
Halaman : 808
Ukuran : 140x210x0

Sinopsis Buku:
Menurut Bung Hatta, ada dua pencapaian yang paling berarti sepanjang hidupnya. Pertama, saat ia menjadi salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Kedua, saat mewakili bangsa Indonesia menerima penyerahan kedaulatan Indonesia di Belanda pada tanggal 27 Desember 1949.

Inilah buku kisah perjalanan hidup dan perjuangan Pahlawan Proklamator Kemerdekaan Mohammad Hatta, sejak masa kanak-kanak hingga ke periode puncak kematangan pemikiran dan kegiatan politiknya. Dibagi dalam tiga jilid: Jilid I berisi cerita tentang keluarga dan masa kecil Bung Hatta sampai ia menuntaskan studi di Handelshogeschool (Sekolah Tinggi Dagang) di Rotterdam, 1930. Jilid II berisi kisah perjuangan Bung Hatta di Tanah Air sampai ia ditangkap dan dibuang ke Digul dan Banda, hingga 1942. Buku Jilid III berisi catatan tentang peran Bung Hatta dalam persiapan kemerdekaan Indonesia dan kisah perjuangan diplomatiknya, yang berpuncak di Konferensi Meja Bundar, akhir 1949.

Buku yang ditulis sendiri oleh Bung Hatta menjelang wafatnya pada 1980. Isinya amat layak dikaji kembali sekarang ini, masa di mana kian banyak orang meragukan kompatibilitas antara nasionalisme dan globalisasi yang terus bergulir kian cepat.

Kamar Gas – The Chamber

Kamar Gas – The Chamber
oleh: John Grisham
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Edisi : Soft Cover
ISBN : 9796051370
ISBN-13 : 9789796051373
Tgl Penerbitan : 2006-07-00
Bahasa : Indonesia

Sinopsis Buku:
Adam Hall, pengacara muda di biro hukum besar di Chicago, bertekad menangani kasus berat yang dihadapi kliennya, Sam Cayhall, pria tua yang diancam hukuman mati di kamar gas karena menewaskan dua anak Yahudi dalam pemboman yang didalangi Ku Klux Klan tahun 1967.Semula Sam menolak uluran tangan Adam, namun pemuda ini tak mau menyerah, sebab ada satu rahasia masa silam yang ingin diungkapnya, ada pertanyaan-pertanyaan yang ingin ia temukan jawabannya, dan kuncinya ada pada Sam Cayhall — kakeknya.

My Name is Red – Namaku Merah Kirmizi

My Name is Red – Namaku Merah Kirmizi
Oleh: Orhan Pamuk
ISBN : 9791112401
Rilis : 2006
Halaman : 726
Penerbit : Serambi
Bahasa : Indonesia

Sinopsis

Sebuah misteri pembunuhan yang menegangkan … sebuah perenungan mendalam tentang cinta dan kegigihan artistik … Namaku Merah Kirmizi bermula di Istanbul simbol tonggak kejayaan-Islam yang terakhir di ujung abad keenam belas, saat Sultan secara diam-diam menugaskan pembuatan sebuah buku tak biasa untuk merayakan kejayaannya, yang dihiasi ilustrasi para seniman terkemuka saat itu. Ketika seorang seniman dibunuh secara misterius, seorang lelaki muram dengan masa silam sekelam namanya ditugasi untuk mengungkap misteri pembunuhan yang pada akhirnya menguak jejak benturan peradaban Timur dan Barat dua cara pandang dunia yang berbeda, berkaitan dengan kebudayaan, sejarah, dan identitas yang memicu konflik tak berkesudahan. Melalui karya cemerlang ini, yang diramu dengan intrik seni dan politik, dongeng-dongeng klasik, serta kisah cinta bercabang yang getir, Orhan Pamuk pemenang Hadiah Nobel Sastra mengukuhkan dirinya sebagai salah satu novelis terbaik dunia saat ini. Novel ini paling tidak telah diterjemahkan ke dalam 25 bahasa dan memenangkan sejumlah hadiah sastra internasional terkemuka, antara lain Prix du Meilleur Livre Etranger 2002 (Prancis), Premio Grinzane Cavour 2002 (Italia), dan International IMPAC Dublin Literary Award 2003 (Irlandia) Bintang baru telah terbit di Timur: Orhan Pamuk. New York Times. Wonderful. Spectator. Magnificent. Observer. Unforgettable Guardian. Penulis novel Turki yang paling terkemuka dan salah seorang tokoh sastra yang paling menarik … Seorang pendongeng kelas satu. Times Literary Supplement
Resensi:

Masterpiece Sastra Rekonsiliasi
Read the rest of this entry

Dialog

Judul: Dialog
Penulis: Umar Kayam
Penyunting Mikael Johani
Penerbit Metafor Publishing
Jakarta, Tahun 2005
Tebal: xv + 325 halaman

Sinopsis Buku:
Dialog mengumpulkan tigapuluh tahun artikel koran Umar Kayam, dari 1969 sampai 1999. Di karangan-karangan nonfiksi yang kebanyakan berbentuk esai dan reportage singkat ini, Umar Kayam menunjukkan sisi lain dari yang dia tunjukkan dalam cerpen, novel dan terutama kolom Mangan Ora Mangan Kumpulnya.

Hatinya tetap Jawa, tapi kali ini penanya lebih tidak sabar mengeluarkan kritik-kritik dari kepala yang dipenuhi dengan teori-teori Barat tentang kitsch, pendidikan, wayang, teater, seni lukis, film, sastra, televisi, taksi, jam karet, dan masih banyak lagi. Masih dengan semangat kemulticendekiawanan yang dulu menjamur di Indonesia (lihat juga Asrul Sani, Mochtar Lubis, Soekarno), tapi sekarang sudah jarang ditemui dan dengan gaya yang ringan, bercanda tapi serius dan nyelekit. Yang membuatnya seakan-akan ada di hadapan anda pembaca, mendongeng dan berdialog.

Read the rest of this entry

Trading Up – Cerita Produk-Produk Supermahal yang Diburu Konsumen dan Bagaimana Perusahaan Menciptakannya

Judul Trading Up – Cerita Produk-Produk Supermahal yang Diburu Konsumen dan Bagaimana Perusahaan Menciptakannya
No. ISBN 9792438017
Penulis Michael J. Silverstein & Neil Fiske
Penerbit B-First
Tanggal terbit 2006
Jenis Cover Soft Cover
Kategori Ekonomi

SINOPSIS BUKU – Trading Up – Cerita Produk-Produk Supermahal yang Diburu Konsumen dan Bagaimana Perusahaan Menciptakannya
Trading Up
telah menjadi kenyataan hidup

Direvisi dan diperbarui sepenuhnya, karya klasik bisnis ini menyelidiki perubahan dramatis mengenai cara jutaan konsumen zaman sekarang berbelanja, membeli, dan berperilaku.

“Buku terbaik tentang ‘kekacauan tingkat tinggi’ adalah Trading Up karya Michael Silverstein dan Neil Fiske.”
–Rich Karlgaard, Forbes

Read the rest of this entry

Gajah Mada #3: Hamukti Palapa

Judul Gajah Mada #3: Hamukti Palapa (Soft Cover)
No. ISBN 9793303166
Penulis Langit Kresna Hariadi
Penerbit Tiga Serangkai
Tanggal terbit 2006
Jumlah Halaman 694
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) 140x210mm

SINOPSIS BUKU

“Untuk Mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar.” ucap Gajah Mada dengan suara amat lantang. “Untuk mewujudkan mimpi kita semua, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjugpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, samana ingsun amukti palapa.” Senyap pendapa Bale Manguntur mendengar sumpah yang disaksikan matahari yang panas menggila. Semua orang masih terpesona pada jejak sumpah mengerikan yang diucapkan Gajah Mada. Sumpah itu memang layak disebut mengerikan. Entah dengan cara bagaimana Gajah Mada bisa menanggungnya. Sumpah itu terlampau mengerikan bagi sahabat Gajah Mada karena betapa keras kerja yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. *** “Novel sejarah ini disajikan dengan sangat menarik, tidak hanya terpaku pada biografi Gajah Mada tetapi secara komprehensif juga menggambarkan situasi yang berkembang pada zaman Majapahit.” – A. Adaby Darban. Ketua Jurusan Ilmu Sejarah UGM

Resensi:
Keta, Sadeng, dan Sumpah “Hamukti Lara Lapa”
oleh: Bahtiar HS Read the rest of this entry

Gajah Mada #2: Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara

Judul Gajah Mada #2: Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara
No. ISBN 9793301902
Penulis Langit Kresna Hariadi
Penerbit Tiga Serangkai
Tanggal terbit 2006
Jumlah Halaman 508
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) 140x210mm
Kategori Sejarah Fiksi

SINOPSIS BUKU – Gajah Mada #2: Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara

“Bagaskara Manjer Kawuryan? Siapakah orang yang mencoba bermain-main denganku menggunakan nama yang semestinya terkubur bersama kematian X?” Gajah Mada meletupkan rasa penasarannya dalam hati. Sembilan tahun sejak pemberontakan Ra Kuti, baru diketahui orang yang berada di balik nama itu adalah X. Setelah X mati, kini tiba-tiba ada orang lain yang menggunakan nama itu. Pemahaman terhadap kata sandi Bagaskara Manjer Kawuryan sangat terbatas dan nyaris terkubur oleh waktu yang telah bergerak sembilan tahun lamanya. Namun, ternyata di luar sana, entah siapa, setidaknya ada orang yang tahu makna kata sandi itu. Di balik penampilannya yang aneh, menunggang kuda putih, mengenakan jubah berwarna putih, dan menyembunyikan wajah di balik topeng, orang itu mengetahui banyak hal, mengetahui adanya kata sandi Bagaskara Manjer Kawuryan. *** “Buku ini punya kekuatan yang sangat menjebak, menyajikan permintaan yang mengejut, Saya berpendapat semua kalangan dari berbagai disiplin ilmu layak membacanya.” – Prof. Dr. Mulhoto, M.Pd. Guru Besar Sejarah Indonesia UNS

Resensi:
Perseteruan Dua Kekuatan di Balik Takhta yang Kosong
oleh Bahtiar HS Read the rest of this entry

Seri Gajah Mada: Gajah Mada 1

Seri Gajah Mada: Gajah Mada 1
Penulis: Langit Kresna Hariadi
Penerbit: Tiga Serangkai Solo
Cetakan #4: 2006
Tebal: 582 hal + x

Gajah Mada telah mendapat informasi penting tentang akan adanya makar. Telik sandi tak dikenal terus menyalurkan beberapa keterangan penting dengan menggunakan kata sendi hingga Gajah Mada dan pasukan Bhayangkaranya yang hanya berjumlah tak lebih dari dua puluh orang, berhasil menyelamatkan Raja yang terus diburu. Gajah Mada harus menyelamatkan Jayanegara hingga ke Bedander (Bojonegoro). Gajah Mada dan pasukan Bhayangkara selanjutnya menyerang balik dan berhasil mengjungkalkan Ra Kuti dari dhampar yang bukan haknya

Resensi:
“Misteri di Balik Pemberontakan Ra Kuti”
oleh:
Bahtiar HS

Lintang kemukus beberapa kali muncul di langit Majapahit. Dan kini, kabut
tebal seperti menyelimuti segenap sudut kotaraja Wilwatikta. Orang-orang
bertanya, peristiwa besar apa yang akan terjadi esok hari? Ingatan mereka
melayang pada pertempuran Ken Arok dari Tumapel dengan Kertajaya dari
kerajaan Kediri. Kertajaya tumpas. Juga ketika Singasari, kerajaan yang
dengan susah-payah dibangun Ken Arok dihancurkan oleh Jayakatwang dari
Kediri. Kertanegara, raja Singasari saat itu pun, tapis. Juga hal serupa
terjadi ketika malam menjelang kematian Ken Dedes, seorang permaisuri
Tumapel dan Singasari yang dari rahimnya dilahirkan raja-raja Jawa.

Read the rest of this entry

Nur Jahan: The Queen of Mughal

Nur Jahan: The Queen of Mughal

Rilis : 2002
Judul Nur Jahan the Queen of Mughal
Penulis Indu Sundaresan
Penerbit Qanita
Tanggal terbit April – 2011
Jumlah Halaman 710
Jenis Cover Soft Cover
Kategori Sejarah Fiksi

Sinopsis-

Disadur dari: http://lemari-buku-ku.blogspot.com/2008/06/nur-jahan-queen-of-mughal.html#

Setelah 17 tahun, mimpinya jadi kenyataan, Mehrunnisa menjadi istri Sultan Jahangir ke dua puluh dan yang terakhir. Pernikahan ini benar-benar berdasarkan cinta, tidak dicampuri oleh urusan politik. Karena tidak ada darah ningrat dalam diri Mehrunnisa yang akan membawa keuntungan bagi Kesultanan Mughal.

Tapi, ternyata hal ini tidaklah cukup bagi Mehrunnisa, yang kemudian diberi gelar Nur Jahan – Cahaya Dunia – oleh Sultan Jahangir. Ambisi masa kecilnya untuk menjadi seorang ratu, berkembang menjadi ambisi untuk menguasai kedudukan yang lebih tinggi sejauh yang diperkenankan sang Sultan. Nur Jahan ingin menjadi wanita nomer satu di dalam zenana, yang berarti menggeser kedudukan Ratu Jagat Gosini sebagai Padshah Begam.

Read the rest of this entry

Desperately Seeking Paradise

Desperately Seeking Paradise

Penulis: Ziaduddin Sardar

ISBN : 9792540504

Rilis : 2006

Halaman : 485

Penerbit : Diwan Publishing

Bahasa : Indonesia

Sinopsis

Dalam setiap doktrin agama, sikap skeptis memang biasanya selalu bertabrakan dengan konsep keimanan. Pasalnya, iman selalu mengandaikan adanya keyakinan yang kukuh terhadap Yang Adiduniawi beserta seluruh perangkat doktrin teologis (syariah) yang menyertainya.

Tetapi sebenarnya, dalam tradisi agama, Islam khususnya, sikap skeptis bukanlah sesuatu yang asing. Contoh yang paling dekat adalah Imam al-Ghazali, ia senantiasa mencari kebenaran, berpindah dari keraguan satu ke keraguan lainnya.

Baginya, pengembaraan batin merupakan unsur utama dari iman. Dengan menggunakan skeptisisme dalam kerangka pencarian hakikat sejati, akhirnya ia ‘menemukan’ bahwa hal itu hanya dimungkinkan melalui tasawuf (mistisisme).

Read the rest of this entry