Merapi Omahku

Merapi Omahku
oleh: Elizabeth Inandiak & Heri Dono
Penerbit : Babad Alasa (Nalar)
Edisi : Soft Cover
ISBN-13 : 9789791801546
Tgl Penerbitan : 2011-03-07
Bahasa : Indonesia
Halaman : 92Sinopsis Buku:
Merapi Omahku membeberkan mitos Beringn Putih, kisah persahabatan antara manusia dan alam yang diuji lewat godaan dan pengorbanan. Mitos itu bukan sekadar dongeng. Bumi Merapi adalah rahim, rumah dan kafan. Buku ini merupakan kerjasama dua tokoh terkenal: Elizabeth Inandiak, penulis Centhini, dan Heri Dono, perupa dengan reputasi internasional.Beringin Putih dan Matinya Mitos Merapi

Penulis asal Prancis yang telah jatuh cinta pada budaya Jawa, Elizabeth D Inandiak, dalam buku terbarunya berjudul Merapi Omahku menggambarkan bahwa mitos masyarakat dapat musnah dan mati akibat bencana alam.

“Mitos selalu dibayangkan sebagai sesuatu yang abadi, namun dalam kenyataannya, khususnya bagi masyarakat di Gunung Merapi, mitos itu hanya rekaan tiga atau empat generasi sebelumnya,” kata Elizabeth D Inandiak dalam peluncuran bukunya di Yogyakarta, Sabtu (12/2/2011) malam.

Dalam buku yang didominasi warna hitam dan putih itu, penulis yang telah pula menerjemahkan Serat Centhini tersebut, menggambarkan mitos dalam kehidupan masyarakat di Gunung Merapi adalah berupa Beringin Putih dan Batu Gajah.

Beringin Putih itu kemudian mati akibat bencana letusan Merapi beberapa tahun lalu, sedangkan Batu Gajah kini tinggal terlihat separuh akibat letusan besar Merapi pada 2010.

Elizabeth mengaku memiliki kedekatan dengan mitos Beringin Putih itu, karena sebelum datang ke Yogyakarta, dirinya telah pula menulis tentang sebuah pohon beringin pada 1991.

“Saya merasa dongeng tersebut menjadi kenyataan setelah mendapatkan cerita dari Mbah Maridjan (juru kunci Merapi) yang kemudian meninggal akibat erupsi Merapi 2010. Saya seperti terpilih,” katanya.

Mitos, menurut dia, adalah sebuah kearifan lokal yang dikembangkan masyarakat untuk menghargai alam dan lingkungannya, seperti menjaga pohon agar tidak ditebang sembarangan karena masyarakat menjadikan alam sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan mereka.

“Masyarakat boleh saja mempercayai mitos itu, tetapi juga harus bersiap apabila harus melepaskannya, seperti yang terjadi sekarang,” katanya.

Ia berharap masyarakat di Gunung Merapi, khususnya di Dusun Kinahrejo, dapat bangkit dan terus membangun kehidupannya yang sempat luluh lantak akibat bencana erupsi besar gunung itu pada 2010.

“Masyarakat perlu menggali lebih dalam makna dari erupsi tahun lalu, untuk bisa mengerti makna apa yang sebenarnya terkandung di baliknya,” katanya.

Di dalam buku Merapi Omahku, Elizabeth mendapat bantuan dari Heri Dono, seorang perupa, sehingga kisah yang disampaikan dalam kata-kata tersebut memiliki ruang imajinasi yang luas, karena juga dirajut dengan seni rupa.

Heri menuangkan karyanya dalam opini yang bersifat karikaturis, katarsis, dan terkesan naif. Sementara itu, penulis Afrizal Malna yang menjadi narasumber dalam diskusi buku, mengatakan buku ini membawanya kembali ke imaji-imaji Jawa yang sudah tergerus oleh laju perubahan zaman. “Buku ini seperti teologi tentang gunung yang dilahirkan oleh masyarakat agraris,” katanya.

About sulastama

Sulastama Raharja, Graduated from Geological Engineering, Gadjah Mada University. Development Geologist in Bekasap South AMT.

Posted on June 5, 2011, in Elizabeth Inandiak, Fiksi Sejarah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. webnya keren mas.. sipp…

  2. maaf dimana saya bisa menghubungi anda ??

  3. dimana saya bisa ketemu menghubungi anda

  4. Wadouw…….statement yang terakhir cantik nian! Bahasa alam kadang belum mampu kita pahami meskipun 100% tinggalan warisan leluhur kita. Justru baru melalui orang lain (negara) barulah kita menyadarinya (weleh2).

  1. Pingback: Merapi Omahku « Boekoe Watjankoe - Website Kumpulan Dongeng, Cerpen, Cerita, Legenda, Asal-Usul, Sejarah, Komik, Sinopsis, Kisah dll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: